Lapor Pak Kapolda Di OKU Ada 6000 Ton Beras Busuk

BERBAGI

EDITOR : Wiranda Yudhis Arjuna

Tvsumsel – Palembang, diduga tidak berjalan sesuai Standar Operasional (SOP) pihak dari Forum LSM dan Ormas Sekundang Kab. OKU melakukan aksi unjuk rasa. Sebanyak 40 orang yang dipimpin November Ramadon sebagai Korak dan Antoni sebagai Korlap, yang bertujuan Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan 6.000 ton Beras Bulog tidak layak (rusak)/quality control Bulog Sub Divre II OKU. Kamis (07/02/2019) Pukul 10.00-10.30 WIB,

Masa tiba didepan Mapolda Sumsel dengan menggunakan kendaraan dua unit R4 dengan menggelar spanduk dan poster bertuliskan “Lapor Kapolda di OKU ada beras busuk 6000 Ton”

Dalam Orasinya Antoni menegaskan : “Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan 6.000 ton Beras Bulog tidak layak (rusak)/quality contol Bulog Sub Divre II OKU diduga tidak berjalan sesuai Standar Operasional (SOP).”

“Usut tuntas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam oknum-oknum bulog Sub Divre II OKU terkait kerusakan 6.000 ton beras rusak/tidak layak.” Tambahnya.

Aksi unjuk rasa menuntut masalah Rusaknya beras di Gudang Bulok OKU telah sering terjadi di Kab. OKU dan juga di Prov Sumsel, namun belum ada langkah dan tindakan yang diambil untuk menegaskan permasalahan tersebut.

Di duga kerusakan beras tersebut terjadi karena beras Bulog tidak memiliki alat pengawet beras, sehingga ketap saja terjadi ditemukannya kerusakan beras setelah didistribusikan, adapun Tingkat serapan beras Bulog tersebut kecil, sehingga menyebabkan Kelebihan stok beras hingga mencapai 6000 ton yang dikarenakan tidak diawasi dan dipelihara dengan baik oleh Bulog Sub Divre II Baturaja tidak maksimal , tolong usut tuntas pak Kapolda ujar Antoni.

(Laporan : IW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here