
Tvsumsel – Palembang | Pemerintah Kelurahan Sungai Selayur mulai menyalurkan ribuan paket bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat pada Senin (08/06/2026). Proses pendistribusian komoditi ini dipusatkan langsung di Kantor Lurah Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni.
Lurah Sungai Selayur, Arsun Sahadi, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa penyaluran kali ini merupakan alokasi bantuan pangan berupa minyak goreng dan beras untuk periode bulan Februari sampai Maret 2026.

“Fokus utama untuk penerimaan bantuan pangan ini yaitu berjumlah 1.527 warga yang sudah terdata secara resmi,” ujar Arsun Sahadi saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.
Menurut Arsun, komoditi beras dan minyak tersebut sudah diterima pihak kelurahan sejak hari Jumat pekan lalu dan ditempatkan sementara di Balai Sungai Selayur. Untuk kelancaran proses distribusi, pihak kelurahan menerapkan sistem undangan berbasis kode batang (barcode).
“Kami membagikan barcode kepada warga yang sudah terdata di Kelurahan Sungai Selayur. Lalu pada hari ini, kami menyediakan nomor antrean kepada warga penerima manfaat bantuan pangan agar prosesnya berjalan tertib,” tambahnya.
Mengingat area parkir di sekitar kantor lurah tergolong terbatas, pihak kelurahan melakukan pengamanan ekstra untuk mengantisipasi kepadatan warga.

“Kami menugaskan 15 orang anggota Linmas Kelurahan Sungai Selayur, dibantu oleh Kamtibmas, Babinsa, serta relawan-relawan setempat guna menjaga ketertiban di wilayah kelurahan,” papar Arsun.
Penyaluran bantuan pangan ini disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh warga setempat. Salah seorang warga penerima manfaat, Aminah (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya alokasi beras dan minyak goreng gratis dari pemerintah pusat ini.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk dapur kami di rumah. Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok di pasar masih sering naik-turun. Proses pengambilannya juga rapi pakai nomor antrean, jadi kami tidak perlu berdesakan terlalu lama meskipun yang datang ramai sekali,” ungkap Aminah dengan senyum sumringah.
Pantauan di lokasi menunjukkan proses penyerahan komoditi berjalan aman dan kondusif dengan pengawalan ketat dari jajaran aparatur keamanan dan relawan kelurahan.
Laporan: Markopik



