Audiensi ke KONI Sumsel, Federasi Yongmoodo Indonesia Prov. Sumatera Selatan Diberi Target Penuhi Syarat Anggota Sebelum November 2026

BERBAGI

Tvsumsel – Palembang | Persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2027, Federasi Yongmoodo Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat memperkuat posisi organisasi sekaligus membuka peluang untuk menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan.

Langkah tersebut ditandai dengan audiensi jajaran Pengprov Yongmoodo Sumsel ke kantor KONI Sumsel. Rombongan Yongmoodo Sumsel dipimpin langsung Ketua Yongmoodo Sumsel Dr. Herison, didampingi Sekum KOTRI Juliana, S.Kom.

Audiensi tersebut diterima langsung Sekretaris Umum KONI Sumsel H. Tubagus Sulaiman, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi, Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pulahata) KONI Sumsel Kolonel (Purn) H. Sudinoto serta H. Hasnandar Setiawan, SE Bendahara Umum KONI Sumsel

Ketua Umum Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) tingkat Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2026–2030 dipimpin oleh Dr. Herison, S.IP., S.H., M.H. mengatakan audiensi dilakukan sebagai langkah awal untuk menyampaikan keberadaan kepengurusan baru Yongmoodo Sumsel sekaligus mengajukan proses menjadi anggota KONI Sumsel.

“Kepengurusan Yongmoodo Sumatera Selatan yang baru ini berdasarkan surat keputusan dari Ketua Umum di pusat tertanggal 17 Juni 2026. Karena itu, hari ini kami melakukan audiensi dengan KONI Sumsel,” ujar Herison.

Ia menambahkan, selain bersilaturahmi dan melaporkan SK Kepengurusan terbaru, agenda utama audiensi ini adalah membahas proses administrasi agar Yongmoodo dapat resmi bergabung menjadi anggota KONI Sumsel. Langkah cepat ini dinilai krusial agar atlet Yongmoodo Sumsel memiliki legalitas penuh untuk berlaga di ajang bergengsi PON Beladiri 2027 mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, S.H., M.H., menyambut baik kedatangan pengurus Yongmoodo Sumsel. Tubagus menjelaskan bahwa proses untuk menjadi anggota KONI Sumsel harus melalui tahapan yang berjenjang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk bergabung menjadi anggota KONI Sumsel, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi. Pertama, memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang jelas. Kedua, kepengurusan minimal harus sudah terbentuk di 9 kabupaten/kota dari total 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan,” jelas Tubagus.

Tubagus menegaskan, seluruh kelengkapan berkas dan batasan pemenuhan syarat tersebut harus diselesaikan sebelum tanggal 11 November 2026. Hal ini berkaitan erat dengan agenda Rapat Kerja (Raker) KONI Sumsel 2026 yang akan menjadi ketuk palu pengesahan anggota baru.

Lebih lanjut, Tubagus mengungkapkan bahwa antusiasme cabang olahraga (cabor) baru untuk bergabung ke KONI Sumsel saat ini cukup tinggi. Fenomena ini menunjukkan geliat olahraga di Sumsel berkembang pesat menjelang agenda-agenda besar nasional.

“Saat ini sudah ada 3 cabor baru yang melakukan audiensi dan menyatakan kesiapannya untuk bergabung menjadi anggota resmi KONI Sumsel. Ketiga cabor tersebut adalah Orado, Padel, dan Yongmoodo,” pungkasnya.

Laporan: Markopik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here