
Tvsumsel – Empat Lawang | Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Empat Lawang terus digencarkan melalui pendekatan yang unik, humanis, dan menyentuh hati masyarakat. Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) dan jajaran Kapolsek turun langsung ke lapangan meluncurkan inovasi terbaru bernama Patroli MAKMANO KARHUTLA (Masuk Rumah ke Rumah Menolak Bakar Hutan dan Lahan).
Ada strategi istimewa dalam pelaksanaan program ini. Aksi sosialisasi sengaja digelar pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB. Waktu tersebut dinilai sangat strategis karena para peladang dan pekebun telah kembali ke rumah dan beristirahat setelah seharian penuh beraktivitas di lahan mereka.
Dengan mendatangi warga langsung dari pintu ke pintu (door-to-door), Kapolres beserta tim menciptakan suasana dialog yang santai, hangat, dan interaktif. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan serta mengajak masyarakat membangun komitmen bersama untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Pendekatan pada malam hari ini terbukti sangat efektif dan tepat sasaran. Warga, khususnya para petani, dapat menyerap edukasi serta imbauan kamtibmas dengan lebih tenang, fokus, dan tanpa terganggu oleh kesibukan pekerjaan harian.
Melalui langkah proaktif ini, Polres Empat Lawang berharap kesadaran hukum dan lingkungan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Dengan demikian, bumi Empat Lawang tetap terjaga keasriannya, terbebas dari bencana kabut asap, serta masyarakat aman dari jerat sanksi pidana akibat pembakaran hutan.
“Kegiatan inovasi MAKMANO KARHUTLA ini akan terus kami laksanakan secara masif hingga ke pelosok desa. Kami juga melibatkan seluruh stakeholder terkait, mulai dari perangkat desa, kecamatan, pemerintah kabupaten, TNI, hingga komponen masyarakat pendukung lainnya. Ini adalah komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Empat Lawang,” tegas Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi.
Laporan: Meli Azhar | Editor: Markopik



