
Tvsumsel – Bengkulu | Keandalan layanan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan jaringan dan peralatan. Di baliknya, terdapat personel yang harus tetap sehat, bugar, dan sigap menjalankan tugas. Karena itu, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Segara menggelar pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh pegawai dan tenaga alih daya (TAD) di Kantor PLN ULP Teluk Segara.
Bekerja sama dengan Puskesmas Pasar Ikan, pemeriksaan tersebut menjadi langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan personel sekaligus mendeteksi lebih awal potensi gangguan kesehatan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun lingkungan kerja yang aman, selamat, sehat, dan produktif.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, mengatakan bahwa perlindungan terhadap pegawai tidak berhenti pada penggunaan peralatan keselamatan maupun kepatuhan terhadap prosedur kerja. Kondisi fisik dan kesehatan personel juga menjadi bagian penting dalam penerapan budaya keselamatan, “Keselamatan kerja dimulai sejak personel memastikan dirinya sehat dan siap menjalankan tugas. Pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu kami mengenali risiko lebih dini, sehingga setiap pegawai dapat bekerja dengan aman, fokus, dan produktif. Personel yang sehat menjadi fondasi bagi pelayanan kelistrikan yang andal kepada masyarakat,” ujar Diksi.
Manajer PLN ULP Teluk Segara, Febri Doni, menuturkan bahwa pekerjaan kelistrikan menuntut kesiapan fisik dan konsentrasi tinggi. Karena itu, pemantauan kesehatan diperlukan agar pegawai dan tenaga alih daya dapat menjalankan tugas secara optimal serta tetap mengutamakan keselamatan, “Pelayanan terbaik kepada pelanggan berawal dari personel yang sehat dan siap bekerja. Melalui pemeriksaan rutin ini, kami ingin memastikan seluruh pegawai dan tenaga alih daya berada dalam kondisi prima sehingga mampu menjaga keandalan listrik serta memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan profesional,” kata Febri.
Hal senada disampaikan Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi. Menurutnya, kesehatan personel merupakan investasi jangka panjang yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan, produktivitas, dan kualitas pelayanan, “PLN tidak hanya memastikan kesiapan sistem kelistrikan, tetapi juga menjaga orang-orang yang mengoperasikan dan memeliharanya. Ketika kesehatan personel terjaga, tim dapat merespons kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat, bekerja lebih aman, dan memberikan layanan secara konsisten,” ungkap Teguh.
Melalui pemeriksaan kesehatan rutin, PLN terus memperkuat pendekatan pencegahan dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja. Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk lingkungan kerja yang semakin sehat dan produktif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan kelistrikan yang aman dan andal.
(Ika)



